Tuesday, December 17, 2013

Babak Terakhir Drama Opera




Sherlock, Lupin & Aku #2: Babak Terakhir Drama Opera

(Sherlock, Lupin & Io #2: Ultimo atto al Teatro dell'Opera)

Irene Adler @ 2012(original idea by Pierdomenico Baccalario)
Tanti Susilawati (Terj.)
Bhuana Ilmu Publishing - 2013
277 hal.
Untuk usia 12 tahun ke atas

Sherlcok Holmes, Arséne Lupin dan Irene Adler bertemu kembali. Kali ini mereka bertemu di London. Irene diajak olehayahnya menonton drama opera yang menampilkan Ophelia Merridew, penyanyi sopran terkenal. Tak mudah untuk bepergian di tengah kondisi pasca perang, tapi toh demi seorang penyanyi terkenal, apa pun ditempuh. Kebetulan Irene juga belajar menyanyi, Ophelia Merridew adalah salah satu idolanya.

Setelah pertemuan mereka ketika liburan yang lalu, Sherlock, Arséne dan Irene tetap melanjutkan korespondensi mereka dengan saling berkirim surat. Kebetulan, Sherlock dan Lupin juga ada di London. Jadi, mereka pun berjanji untuk bertemu di sana.

Tapi, lagi-lagi ketiganya terlibat dalam sebuah misteri. Ayah Lupin, Théopraste Lupin, menjadi tersangka atas tewasnya Alfredo Santi, asisten komposer kenamaan, Giuseppe Barzini. Ayah Lupin terancam dihukum gantung. Belum lagi misteri itu tuntas, Ophelia Merridew juga dikabarkan menghilang.

Sherlock dan Irene membantu Arséne mencari bukti-bukti yang untuk membebaskan ayah Arsene.

Kalo gak inget Sherlock dan Lupin itu adalah tokoh fiksi, gue bakalan menyangka sosok Irene Adler ini beneran ada. Irene ini dikisahkan suka menulis, dan ia memutuskan menulis tentang petualangannya bersama Sherlock Holmes dan Arséne Lupin. Irene di sini berusia 12 tahun, rada-rada pemberontak, dalam arti gak suka tuh dengan acara minum teh bersama gadis-gadis seusianya, yang kerjanya hanya bergosip dan berdandan. Irene senang dengan adanya kebebasan.

Tapi ya, hati-hati nih… di buku ini ada adegan kissing curi-curi… dan namanya juga ABG deg-degan dong deketan sama dua cowok remaja yang selalu melindungi Irene. Sherlock dan Arséne berusaha jadi pahlawan untuk Irene.

Sherlock digambarkan sebagai remaja yang rada pendiam, serius tapi juga teliti. Tanda-tanda sebagai detektif handal mulai terlihat, senang bermain  biola tapi belum kelihatan ‘eksentrik’ seperti yang pernah gue baca di buku-buku Sir Arthur Conan Doyle. Sedangkan Arséne Lupin, yang konon katanya akan jadi  ‘pencuri yang baik hati’, terkesan lebih gesit dengan kemampuannya menyelinap atau mengendap-endap. Tapi, dia masih rada-rada ‘sungkan’ untuk mencuri, terutama di depan Irene.

Nih, gara-gara baca buku ini nih, gue jadi pengen baca novel yang ada Arséne Lupin dan Irene Adler-nya waktu mereka dewasa, kaya’nya terbitan Visi Media ya?

Untuk seri Sherlock, Lupin & Aku ini ada 5 seri – semoga semuanya diterjemahkan sama BIP.



4 comments:

astrid said...

Hoaaa ini toh buku berbahasa Itali yg ada di GR kemaren ;p kayaknya seru ya fer...sherlock ini banyak banget seri2 spinoffnya ya...penasaran semua jadinya XD

ferina said...

hehehe, iya.. jangan tertipu sama status di GR :D

kadang2 malah gue justru lebih tertarik baca Sherlock yang bukan ditulis sama Conan Doyle :)

berkah said...

ada ga ya yang ga berbahasa itali

ferina said...

yang bahasa inggris sih ada

 

lemari bukuku Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang