Monday, September 24, 2012

Pinjam buku? Kenapa gak...


Saya, sebenarnya (dulu) termasuk yang rada ‘alergi’ dengan yang namanya pinjam-meminjam buku. Ini gara-gara ‘trauma’ masa lalu, ketika buku-buku saya dipinjam sama saudara atau teman-teman, seringnya justru gak balik lagi. Dan, salahnya nih, saya suka gak enakan untuk ingetin ke mereka kalo buku saya masih di mereka. Atau kadang-kadang, ketika dikembalikan, bukunya ada yang kelipetlah cover-nya atau jadi agak kotor. Well, kalau untuk urusan buku, saya termasuk ‘perfeksionis’. Jadilah, saya juga agak malas untuk meminjam buku ke teman yang lain, takutnya mereka juga pengen pinjam balik buku saya.

Kalau dulu sih, mungkin gak masalah kali ya, kalau setiap ada buku baru dan bagus, langsung beli entah 2 atau 3 buku sekaligus. Gak mikir kalau ada pengeluaran lain. Tapi sekarang, setelah punya anak, pengeluaran rada dipilah-pilah. Beli buku juga gak sembarangan ikut apa kata orang bagus atau yang lagi jadi trend. Yah, selain berhemat, juga karena lebih selektif aja dalam milih buku. Lagipula sekarang harga buku semakin ‘aduhai’…

Ada beberapa cara untuk mensiasatinya, misalnya dengan book-swap – tapi ini pun kalau yang diajak tukeran cocok dengan buku yang kita punya. Cara lain adalah dengan pinjam. ‘Bertemu’ dengan teman-teman di BBI, membuat saya lebih ‘berani’ untuk merelakan buku saya melalang buana. Karena, namanya pecinta buku, pastinya mereka juga akan menjaga buku-buku saya dengan baik, karena mereka juga gak mau dong bukunya diperlakukan sembarang sama yang pinjam.

Tapi, kalau masih gak ‘percaya’ juga sama orang, sekarang ada fasilitas untuk meminjam buku tanpa kita harus kasih pinjaman ke orang lain juga. Misalnya melalui Reading Walk. Di sini kita bisa pinjam buku secara online. Tinggal dipilih-pilih buku mana yang mau kita pinjam, dan pihak Reading Walk yang akan mengantarkan buku-buku tersebut sampai ke tempat. Kalau udah selesai baca, mereka yang akan ambil. Simple kan? Cuma, untuk saat ini, Reading Walk baru beroperasi di Jakarta.

Reading Walk ini dibentuk karena kesukaan pendirinya (salah satunya Mbak Yasmin) akan bacaan, tapi kadang kalau beli buku suka gak yakin apakah buku itu akan cocok dengan mereka atau tidak. Dan juga karena kemacetan yang makin lama, makin menggila ini, bikin mereka inginnya beli buku tapi gak perlu repot-repot ke toko buku.

Koleksi bukunya juga beragam – ada klasik, chicklit, thriller, cerita anak-anak, non fiksi, komik. Baik yang terjemahan, bahasa Indonesia asli, atau bahasa Inggris.

Ada yang namanya Paket Easy Reading, di mana kita bisa meminjam buku dalam jumlah tak terbatas sesuai dengan kategori dan periode yang kita inginkan. Yang penting, kalau kita memilih paket ini, bebas ongkos kirim. Ada yang salah satu paketnya bisa mengantarkan maksimal 24 buku dalam sekali antar!
 
Dan kalau kita mau, kita juga bisa menintipkan buku-buku kita untuk disewakan melalui Reading Walk. Tentu saja ada share yang akan kita terima untuk setiap buku kita yang dipinjam. Hehehe.. untuk yang merasa buku-buku di rumah udah gak ada tempat, ini bisa jadi alternatif, lho.. lumayan, bikin rumah jadi rada ‘lega’, sekaligus nabung.

Mudah-mudahan, ke depannya, buku di Reading Walks semakin beragam dan jangkauan wilayahnya semakin luas.

2 comments:

Floresiana Yasmin said...

Thanks for the review, Mbak Ferina! Moga2 betah nyewa di ReadingWalk. :D

ani fiberia said...

wah menarik ini. thanks infonya.

 

lemari bukuku Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang