Friday, February 07, 2014

Pandemonium



 

Pandemonium

Harper Collins USA - 2012
455 Hal

Ada dua bagian di dalam buku sequel Delirium ini – Now dan Then.

Di bagian ‘Then’, bercerita tentang Lena yang berhasil diselamatkan oleh kaum Invalid atau Simpatasian, kisah Lena yang hidup di Alam Liar. Bersama-sama dengan Raven, Tack dan teman-teman barunya di Alam Liar, Lena mencari tempat aman untuk persembunyian mereka. Di sini, Lena belajar bagaimana caranya bertahan hidup dengan peralatan yang seadanya.

Kehidupan di Alam Liar terkesan primitif – mereka harus berburu untuk mendapatkan makanan dan berpindah-pindah sesuai musim. Kehidupan kaum Simpatisan begitu keras, tapi mereka tetap bertahan dan tidak akan berpindah melintasi daerah perbatasan demi mendapatkan sebuah kenyamanan.

Sementara di bagian ‘Now’ – adalah kisah di mana Lena, Raven dan Tack menyamar sebagai warga negara yang sudah ‘disembuhkan’. Mereke menyusup di antara warga kota New York dengan identitas baru. Lena ditugaskan untuk mengawasi Julian Fineman, anak dari pimpinan DFA (Deliria Free America) –Thomas Fineman. Julian ini bisa dianggap sebagai ikon anak muda yang sangat mendukung DFA. Meskipun ia sakit keras dan dianggap tidak  memenuhi syarat, tapi Julian tetap ngotot ini menjalani proses penyembuhan.

Seharusnya…. Julian dan Lena ada di pihak yang berlawanan… tapi ternyata.. ketika mereka berdua diculik, situasi berubah.

Di bagian ‘Then’, alur bergerak rada lambat dan sedikit membosankan di awal. Tapi, karena berganti-ganti dengan bagian ‘Now’ maka cerita jadi semakin seru dan bikin penasaran. Memang sih, sempat bingung dengan perpindahan cerita dengan waktu yang berbeda. Tapi, makin lama, akan ketemu ‘titik tengah’nya. Meskipun, masih ada pertanyaan, gimana caranya Lena, Raven dan Tack bisa akhirnya sampai di New York, gak ada cerita tentang persiapan mereka untuk menjalankan misi mereka itu.

Lena yang dulu di Delirium ‘hancur lebur’ karena harus berpisah dengan Alex, di Pandemonium, berhasil menata perasaan kehilangannya dan menjadi perempuan yang lebih kuat dan tangguh, bahkan ada bagian di mana Lena jadi nekat.

Yang pasti, ‘perang’ antara DFA dan The Wilds semakin terbuka. Apalagi, endingnya, lumayan bikin ‘terkejut’ – tapi juga bikin kesal…. Soalnya, di akhir cerita, gue bertanya-tanya “Jadi…. Gini aja nih….? Terus, jadinya gimana dong?” Dan mari tunggu kelanjutannya di Requim (udah ada sale-nya belum ya? :D)


Submitted for:


2 comments:

Ila Rizky Nidiana said...

baru tau kalo buku ini masuk kategori young adult. :D catet di wishlist dulu, kali aja ketemu di tobuk sini :3

Azia Azmi said...

aku msh stuck baca Pandemonium nih mbak. >.<

 

lemari bukuku Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang