Friday, February 10, 2012

On the Other Hand


On the Other Hand
Chris Cleave @ 2008
Sceptre (Hodder & Stoughton – 2009
378 hal.
(Periplus Pondok Indah Mall)

"We don't want to tell you what happens in this book. It is a truly special story and we don't want to spoil it.

Nevertheless, you need you know enough to buy it so we will just say this:

This is the story of two women.

Their lives collide one fateful day, and one of them has to make a terrible choice.

Two years later, they meet again-the story starts there...

Once you have read it, you'll want to tell your friends about it. When you do, please don't tell them what happens either. The magic is how it unfolds." (from Goodreads.com)

Kalimat-kalimat di atas, yang juga tertera di cover belakang buku On the Other Hand, langsung membuat gue penasaran akan isi buku ini. Begitu misterius. Ditambah lagi, dari beberapa review atau sharing di blog yang gue kunjungi, gue liat buku ini termasuk yang recommended.

Tapi.. ow… ow.. ow.. gue rada kecewa saat membacanya. Ternyata, buku ini tidaklah seheboh synopsis itu. Yah, karena synopsis yang misterius, rasanya gue juga gak akan membuka terlalu banyak cerita di review kali ini. Hehehehe..

Rasa penasaran, membuat gue bersabar untuk tetap membaca buku ini. Yah, pengen tau, apa sih sebenernya rahasia itu. Awalnya, rada membosankan… lalu, sampai di bagian di mana kejadian ‘itu’ berlangsung, gue semangat lagi. Seolah mulai mendapat titik terang. Tapi setelah itu… yah… gue rada cepet bacanya.. karena mulai membosankan lagi.

Tokoh ada Little Bee, si gadis Nigeria yang melarikan diri. Pasangan suami istri, Andrew dan Sarah, yang secara tidak sengaja bertemu dengan Little Bee di pantai tempat tragedi itu terjadi. Yang membuat liburan Andrew dan Sarah rusak, yang membuat Little Bee kehilangan kakaknya yang cantik, Kejadian yang membuat mereka ‘terikat’

Ada Lawrence, selingkuhannya Sarah. Dan si kecil Charlie, yang suka banget pake baju Batman. Yang pengen menumpas kejahatan. Yang merasa bersalah karena di hari kematian ayahnya, Charlie gak pakai kostum Batman, makanya, ada penjahat yang ambil ayahya pergi. Gue suka membaca bagian percakapan antara Little Bee dan Charlie. Sama-sama polos dan bikin terharu.

Bukunya muram banget. Gak ada tawa, hanya senyum sinis sedikit. Penuh dengan rasa tertekan dari tokoh-tokohnya, terutama Sarah. Little Bee, meskipun datang dari Nigeria, tapi dia gadis yang cerdas. Di antara para pengungsi illegal, dialah yang paling ‘berotak’, dia bisa bahasa Inggris dengan lancer, berharap diterima di masyarakat Inggris, tapi dipandang sebelah mata.

Tokoh Sarah adalah tokoh yang ‘melelahkan’ untuk dibaca. Gak tau kenapa, gak sabar aja, kalo udah bagian Sarah yang cerita.

Sementara tokoh Andrew, justru membuat gue simpati. Karena, rasanya dia yang paling tertekan, sampai akhirya bunuh diri.


Banyak konflik yang disajikan, yang sepertinya menyindir pemerintah Inggris, misalnya tentang masalah perlakuan terhadap kaum pengungsi (terutama yang illegal), tentang masalah ras, atau juga tentang keserakahan orang-orang kalo udah ngeliat ‘tambang minyak’.

O ya, gue gak tau kalo buku On the Other Hand ini adalah buku yang sama dengan Little Bee. Kalo di Periplus, atau toko buku manapun, saat gue melihat-lihat buku import, gue suka mencatat dulu mana buku yang kira-kira menarik, buat gue browse dulu di internet, ngeliat review dari orang-orang. Untung gue browsing dulu ke website-nya Chris Cleave, jadi gue tau kalo dua buku ini adalah buku yang sama. Little Bee ternyata judul yang beredar di Amerika. Covernya lebih unik. Untung aja… kalo gak, bisa kebeli dua buku deh

Ma’af ya, hanya bisa kasih 2 botol madu untuk Little Bee

6 comments:

Tjut Riana said...

hehe...aku suka sama buku ini, ide ceritanya berbeda. aku beli versi bhs indonesianya, terbitan gagas media...

ferina said...

hehehe.. kalo aku rada kurang 'sreg', mbak.. mungkin terlalu berharap banyak gara2 sinopsis itu kali ya :)

Maya Floria Yasmin said...

suka covernyaaa... mau swap mbak? *wink

ferina said...

@maya: hehehe.. ntar dulu ah.. biar cuma dua bintang, masih sayang buat di-swap :)..hmm.. kecuali tawarannya menarik.. hehehe

Peri Hutan said...

wahahaha, nggak suka ya mb bukunya, emang sih suram dan ga ada seneng-senengnya, suka banget bagian Little Bee dan Charlie, pengen nyubit Charlie :))

ferina said...

gak terlalu, sulis... kalo sama Little Bee & Charlie-nya oke aja. tapi gak suka sama Sarah-nya.

 

lemari bukuku Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang