Wednesday, September 21, 2011

The Song Reader

The Song Reader (Sang Pembaca Lagu)
Lisa Tucker @2011
Pepi Smith (Terj.)
GPU - September 2011
424 hal.

Mary Beth memilik sebuah kemampuan yang unik. Kalau pembaca tarot, meramal lewat kartu atau garis tangan… ini sudah biasa. Tapi, ‘membaca lagu’, ini suatu hal yang tidak biasa. Lewat ‘playlist’ atau lagu-lagu yang ‘terngiang’ oleh klien-kliennya, Mary Beth bisa tahu atau setidaknya memberi saran atas apa yang harus dilakukan oleh para kliennya. Mary Beth membantu mereka mencari jalan keluar atas permasalahan yang mereka hadapi. Intinya, Mary Beth orang yang dianggap berjasa dalam kehidupan mereka dan sosok yang berbakat.

Mary Beth tinggal berdua dengan adiknya Leeann. Ibu mereka sudah meninggal dan ayah mereka pergi begitu saja, tanpa diketahui penyebabnya apa. Usia mereka berdua terpaut cukup jauh. Mary Beth mengambil alih tanggung jawab untuk mengurus Leeann, bekerja sebagai pramusaji. Dengan adanya profesi tambahan, memberi tambahan juga bagi kehidupan perekonomian mereka. Di mata adiknya, Mary Beth sosoknya tertutup, tak ada yang bisa menebak apa yang ia rasakan. Tapi, bagi Leeann, dia juga kakak yang sangat ia sayangi.

Rasa penasaran akan penyebab perginya sang ayah menjadi pertanyaan sendiri di benak Leeann. Mary Beth tidak pernah mau menjelaskan apa penyebabnya. Leeann pun mencari tahu sendiri jawaban itu, dan terkejut betapa banyak hal yang disembunyikan Mary Beth.

Sementara itu, seorang klien bernama Holly Kramer, membuat pusing Mary Beth. Dari lagu-lagu yang diberikan, tidak satupun yang bisa membantu Mary Beth mengungkapkan masalahnya. Klien yang satu ini berbeda dengan klien Mary Beth yang lain. Rapuh, tertekan dan tidak punya keberanian. Tapi saat Holly berani untuk bicara, malah menghancurkan tidak hanya ‘reputasi’ Mary Beth sebagai pembaca lagu, tapi juga kehidupan pribadi Mary Beth.

Mary Beth dianggap pembohong dan pengacau. Gosip-gosip beredar di kota kecil tempat mereka tinggal. Mary Beth pun mengurung diri di kamarnya, sementara Leeann berjuang untuk membangkitkan kembali semangat hidup kakaknya.

Ternyata novel ini gak sesuai ‘ekspektasi’ gue. Gue pikir bakal berbau-bau thriller gitu. Yang awalnya gue bayangin, Mary Beth ‘membaca’ lagu, terus ternyata lagu itu ‘menghantui’ dia. Novel ini lebih banyak ke drama-nya. Meskipun gue akui, ide pembaca lagu ini keren, karena sampai saat ini yang gue tau ya berkisar di tarot, peramal kartu atau garis tangan, atau pake bola kristal.... Gue berharap ada misteri yang ‘mencekam’… Dan, soal pembacaan lagunya pun gak terlalu banyak diceritain.

Rasanya lebih ke persoalan Leeann yang gak terima kalo Mary Beth menyembunyikan banyak hal – terutama tentang ayahnya.

5 comments:

k[A]z said...

saya juga pengen bacanih -__-

Fiction's World said...

yah ... kasih bocoran gitu tante salah satu yang disembunyikan mary beth :P

ak malah ngira ini dari awalnya drama gitu, tapi setuju ide tentang membaca lagu ini baru ya

ferina said...

@Fiction's World: upsss... ma'af... *gak
sengaja* :D

@k[A]z: selamat membaca

Astrid said...

keren juga ide ceritanya ya...hmmm kalo ini thriller gue kayaknya lebih semangat =D

ferina said...

@Astrid: yup, gue beli ini karena gue pikir ini ada thriller-nya, dan juga karena idenya yang keren. makanya rada kecewa, pas tau ini ternyata drama

 

lemari bukuku Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang