Thursday, April 12, 2007

Molly Moon Stops the World

Tapi kita semua debu bintang

--- Molly Moon (Hal. 287)


Molly Moon Stops the World (Molly Moon Menghentikan Dunia)
Geogia Byng
Poppy Damayanti (Terj.)
GPU, April 2007
384 Hal.

Setelah melewati berbagai kejadian melalui kemampuan hipnotismenya, Molly Moon berjanji pada Rocky, sahabatnya, untuk tidak menghipnotis orang lagi. Padahal terkadang, Molly kepingin sekali melakukan hipnotis. Dan kesempatan itu datang ketika seorang teman lama, Lucy Logan, pustakawati yang menghipnotis Molly agar menemukan buku hipnotisme, mengirim surat dan mengundangnya datang ke rumahnya.

Di rumah Lucy, Molly diberi ‘tugas’ untuk menghentikan seseorang yang bernama Primo Cell, yang juga mempunya kemampuan hipnotisme yang lebih hebat dari Molly. Tugas Molly ini berkaitan dengan tujuan Primo Cell untuk menjadi Presiden Amerika Serikat. Selain itu, hilangnya Davina Nuttell, bintang cilik yang perannya di ‘Bintang-Bintang di Mars’ digantikan oleh Molly ketika ia berada di New York. Ternyata Primo Cell juga seing menghipnotis para bintang terkenal agar mereka mau menjadi model iklan produk yang dimiliki Primo Cell. Singkatnya, Primo Cell hampir menguasai seluruh public figure, mulai dari bintang film Hollywood sampai politisi.

Berangkatlah Molly, beserta sebagian penghuni Happiness House – termasuk Mrs. Trinklebury dan Mr. Nockman – ke Los Angeles, tempat markas Primo Cell berada. Ketika sampai di Los Angeles, kota itu sedang sibuk mempersiapkan ajang akbar malam anugerah Piala Oscar. Molly dan Rocky segera mencari cara agar mereka bisa masuk ke dalam tempat acara itu diadakan, karena mereka yakin bisa bertemu dengan bintang-bintang yang sudah dihipnotis Primo Cell.

Ternyata, tidak semudah itu membebaskan mereka dari pengaruh hipnotis Primo Cell. Otak dan benak mereka benar-benar terkunci dan hanya bisa dibuka dengan kata kunci tertentu. Secara kebetulan, mereka bertemu dengan Primo Cell. Dan ternyata, wajah Molly sudah tidak asing bagi pemirsa tv, pertama karena perannya di ‘Bintang-Bintang di Mars’ dan juga karena iklan layanan masyarakat yang dibuatnya bersama Rocky. Mereka berdua diundang untuk makan malam di rumah Primo Cell. Mereka menggunakan kesempatan ini untuk menyelidiki ruang-ruang di rumah Primo Cell.

Tugas Molly Moon kali ini lebih sulit daripada yang ia duga. Berbeda dengan Mr. Nockman yang penghipnotis amatir, Primo Cell lebih tangguh dan kejam. Bahaya menunggu Molly dan Rocky yang bahkan bisa berujung pada kematian.

Banyak kejutan yang diterima Molly kali ini. Di usianya yang baru 11 tahun, Molly menemukan bahwa dirinya punya kemampuan lain yang membuat dirinya sendiri terkejut.

Petualangan Molly semakin seru dan lucu. Molly juga semakin pintar, cerdas dan cerdik.

2 comments:

Kobo Chan said...

Hore, dah baca Molly Moon 2 juga.

Aduh, aku makin sayang banget ama si Molly ini, hihihi, lucu deh dia. Apalagi Petula, wakakaka, lucu banget, pergi ke salon sendiri, hehehehe....

Tapi kaget juga, ternyata ayah dan ibu nya Molly itu.... ^.^

ferina said...

hahaha... itu juga bagian favoritku!!

 

lemari bukuku Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang