Monday, April 23, 2007

Dari Arsip Campur Aduk Mrs. Basil E. Frankweller

Judul asli: From the Mixed-Up Files of Mrs. Basil E. Frankweller
Penulis: E. L. Konigsburg
Penterjemah: Cuning K. Goenadi
Editor: Poppy Damayanti
GPU, April 2007
200 Hal.

Karena merasa gak diperhatikan dan tidak istimewa, Claudia memutuskan untuk kabur dari rumah. Sebagai anak sulung, Claudia bertanggung jawab atas beberapa pekerjaan di rumah, seperti membuang sampah dan menjaga salah satu adiknya, Kevin. Claudia punya tiga orang adik, James, Steve dan Kevin. Karena ia merasa mendapat perlakuan yang tidak adil, Claudia memutuskan untuk ‘memberi sedikit pelajaran’ pada orang tuanya.

Claudia merencanakan aksi melarikan diri itu dengan matang. Tapi, berhubung ia hanya punya sedikit uang saku (lagi-lagi ia merasa ada yang tidak adil), ia mengajak salah satu adiknya, James. Kenapa Claudia ngajak James? Karena James punya banyak uang. Adiknya satu ini memang tergolong teliti dalam menyimpan uang sakutnya.

James tadinya sama sekali tidak tertarik dengan apapun rencana kakaknya. Tapi, petualangan yang dijanjikan Claudia membuatnya memutuskan untuk ikut dalam pelarian kakaknya. James diberitahu semua detail rencana dan diharuskan menjaga rahasia.

Tibalah mereka di hari yang telah ditetapkan untuk melarikan diri. James ditunjuk untuk jadi bendahara. Tentu saja, karena sebagian besar uang kan adalah milik James. Dan James memang benar-benar pelit, irit dan penuh perhitungan dalam menggunakan uangnya. James tidak mengijinkan kakaknya untuk naik bis, apa lagi naik taksi. Semua harus dilakukan dengan jalan kaki!

Entah apa yang membuat Claudia memilih Museum Seni Metropolitan di New York sebagai tempat persembunyian mereka. Bagi Claudia, New York adalah kota sebenarnya. Di sana begitu sibuk dan tampak begitu ‘penting’, dibanding tempat tinggalnya selama ini di Greenwich.

Agar petugas museum tidak curiga, karena hari itu adalah hari sekolah, mereka berdua berlagak seperti anak-anak yang sedang mengadakan kunjungan ke museum. Claudia dan James menyusup ke dalam rombongan anak sekolah.

Di malam hari, mereka berdua menunggu di dalam toilet sampai petugas selesai memeriksa museum setelah tutup. Kemudian mereka mencari tempat untuk tidur. Claudia pun menemukan tempat tidur antik untuk mereka berdua.

Masalah lain adalah masalah makan. Pengeluaran harus diperhitungkan secermat mungkin, mereka harus berhemat agar bisa bertahan. Sampai suatu malam mereka menemukan sebuah tempat yang memberi ‘pemasukan’ untuk mereka, dan Jamie pun agak sedikit royal.

Di siang hari, mereka berkeliling museum, mengikuti rombongan anak sekolah dan mempelajari isi museum. Di hari pertama, mereka memutuskan untuk belajar seni Renaissance Italia. Saat itulah, Claudia terpukau pada sebuah patung malaikat yang jadi tontonan banyak orang.

Mereka berdua memutuskan membongka misteri di balik patung itu yang disebut-sebut sebagai karya Michaelangelo, yang dibeli museum itu dengan harga yang sangat murah untuk ukuran benda seni dari seorang perempuan tua kolektor barang antik bernama Mrs. Basil E. Frankweller.

Dan cerita di dalam buku ini, adalah surat yang dikirim oleh Mrs. Basil kepada Mr. Soxenberg. Tapi, siapa Mrs. Basil dan Mr. Soxenburg ini ya?

Buku ‘Dari Arsip Campur Aduk Mrs. Basil E. Frankweller’ ini dicetak kembali dalam rangka memperingati 40 tahun buku ini ditulis. Jadi tahun 1967, buku ini ditulis oleh E. J. Konigsburg dan pada tahun 1968 mendapatkan penghargaan Newbery Award.

1 comments:

hanny said...

wah, aku suka buku-buku seperti ini, dan aku jatuh cinta dengan cover-nya :) salam kenal, mbak...

 

lemari bukuku Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang