Monday, June 11, 2007

Shopaholic & Baby

Shopaholic & Baby (Si Gila Belanja Punya Bayi)
Sophie Kinsella
GPU, Mei 2007
536 Hal.

Ok, deh… lumayan lama juga nih, nunggu kelanjutan Shopaholic Series setelah Shopaholic and Sister. Dari judulnya aja udah ketauan, kalo buku ini akan bercerita tentang kehebohan Becky Brandon (dulunya Bloomwood). Perlu gak sih kimono bayi merk Ralph Lauren? Kereta bayi untuk mendaki gunung? Kereta bayi untuk main ski? Bukan Becky namanya segalanya gak berbau desainer terkenal. Baju baby Dior… udah ada… boks bayi plus lemari yang ada sirkus mininya… juga udah ada. Yang paling heboh, adalah begitu tau ada dokter kandungan langganan selebritis, Becky langsung bilang sama Luke mau ganti dokter. Becky langsung mengkhayal temenan sama Kate Winslett atau Elle MacPherson, muncul di majalah yang akan menyebut, “Kate, dan sahabatnya, Becky…”.

Setelah mendapat persetujuan yang dipaksakan dari Luke, Becky segera mendaftar untuk jadi pasien Venetia Carter, si dokter langganan selebritis itu. Dan, bukan hal yang gampang untuk jadi pasien Venetia, karena jadwal yang penuh. Beruntung Becky bisa ‘nyelip’ di salah satu jadwal kosong Venetia.

Tapi, ternyata… Venetia bukan orang asing buat Luke. Venetia itu adalah pacar Luke waktu masih kuliah. Becky mulai ketar-ketir. Meskipun tetap keliatan sok cool di depan Venetia dan Luke. Tapi, koq, makin lama, sikap Venetia makin agresif. Becky mulai gak tenang… apalagi, Becky menemukan sms dari Venetia untuk Luke yang sayangnya gak dimengerti Becky karena ditulis dalam bahasa Latin.

Sikap Luke yang terkadang mencurigakan makin membuat Becky gak tenang. Becky mulai khawatir suaminya berselingkuh. Becky pun bertekad untuk menyelidiki Luke.

Sementara itu, bisnis Luke yang sedang booming teracam gonjang-ganjing dan isu yang gak mengenakan, yang bisa-bisa membuat Becky batal jadi triliuner. Padahal, mereka berdua sudah menjual apartemen mereka dan berencana membeli rumah mewah yang (harus) ada Kamar Sepatu.

Dalam keadaan hamil tua, Becky masih sempat memikirkan usaha untuk menyelamatkan department store tempatnya bekerja, The Look, yang sepi dan terancam ditutup. Untuk Becky kenal dengan seorang perancang, Danny, yang dulu pernah tinggal di satu apartemen dengan Becky.

Persoalan datang bertubi-tubi justru menjelang Becky melahirkan. Untuk Becky dikeliling para sahabat, keluarga dan suami yang sangat mencintainya. Sampai akhirnya Becky melahirkan seorang bayi mungil yang lucu.

Gaya buku ini masih sama seperti yang dulu-dulu. Becky masih ‘gila’ belanja dan seperti biasa sampai lupa mana yang jadi prioritas ketika berbelanja. Mau nyari perlengkapan ‘inti’ untuk bayinya, malah nyasar beli stetoskop! Saking banyak barang gak penting dan bermerk, Becky harus menyembunyikan catalog belanja di depan Jess, kakaknya, yang super hemat itu. Becky bahkan dianjurkan untuk membuat baju bayi dari rami yang tahan lama dan ramah lingkungan.


Tapi, biar kadang terkesan seperti cewek yang berpikiran cetek (Seperti kata Venetia Carter), Becky bisa bikin orang lain tertawa, karena ia bisa melihat sesuatu dari sisi yang lain (seperti kata Luke Brandon, sang suami)

Kadang membosankan juga sih bacanya, karena ketebak banget deh, ulah si Becky… tapi, terkadang jadi segar lagi. Mungkin enaknya jangan dibaca sekaligus, harus berhenti sedikit-sedikit biar gak bosen.

3 comments:

Kobo Chan said...

hehehe

rada bosen yah? aku sih sejak yan shopaholic and sister, bener2 kapok baca si becky ini...

jadi waktu terbit yang ini, sama sekali ndak tergoda lagi belinya :(

hm, terilhami gak fer waktu baca? kan pas banget ama ferina, hehehehehe

ferina said...

hehehe, buku ini termasuk salah satu buku 'panduan' kehamilan yang aku beli...

Kobo Chan said...

hehehe

alasan yang baguuss :D :D

hihihihi

 

lemari bukuku Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang