Wednesday, March 31, 2010

Wicked #1 (Witch)

Wicked #1 (Witch)
Nancy Holder & Debbie Vigué @ 2002
Meithya Rose Prasetya (Terj.)
Penerbit Matahati – 2010
376 Hal.

600 tahun yang lalu, sebuah upacara persembahan digelar dengan demi mendapatkan sebuah kekuatan sihir. Pembunuhan missal terjadi untuk mendapatkan sebuah sihir yang sangat kuat bernama Black Fire, dengan sihir ini, sebuah kelompok penyihir akan menguasai dunia. Ada dua kelompok sihir yang terkuat, yaitu Dinasti Deveraux dan Dinasti Cahors. Black Fire dimiliki oleh Dinasti Deveraux. Sang Ratu Catherine bertekad mendapatkan Black Fire. Perjodohan puterinya – Isabeau dan Jean Deveraux pun diatur. Dengan tujuan memperoleh anak laki-laki agar bisa menyatukan dua kekuatan sihir, pernikahan pun terlaksana. Tapi, ternyata Ratu Catherine sangat licik, ia memberi ramuan agar puterinya tidak pernah hamil, padahal dengan melahirkan anak laki-laki, rahasia Black Fire akan diberikan oleh Dinasti Deveraux.

Dendam terus berlanjut sama ke keturunan mereka yang nyaris tidak tahu-menahu akan adanya kekuatan sihir.

600 kemudian… seorang remaja bernama Holly Cathers terpaksa pindah dari San Fransisco ke Seattle. Ia menjadi sebatang kara karena kedua orang tuanya tewas dalam suatu kecelakaan ketika sedang berarung jeram. Holly satu-satunya yang selamat. Di Seattle ia pindah ke rumah Bibi Marie-Claire, adik ayahnya, yang tidak pernah ia ketahui sebelumnya. Ia tinggal bersama dengan sepupunya si Kembar – Amanda dan Nicole.

Di sini, Holly mengalami berbagai kejadian aneh yang selalu nyaris mencelakannya. Pertemuannya dengan keluarga Deveraux berbuntu mimpi-mimpi aneh, sebuah kejadian entah di mana, seolah Holly pernah mengalaminya.

Michael Deveraux dan anaknya, Eli, melakukan sihir-sihir hitam untuk menghancurkan Holly dan keluarga Cathers yang lain. Keluarga Cathers adalah keturunan Dinasti Cahors yang sudah berganti nama. Salah satu anak Deveraux, Jer, bermaksud melindungi Holly.

Awalnya gue bingung baca buku ini, karena tiba-tiba satu peristiwa bersambung ke satu peristiwa lain sebelum sempat ‘mencerna’ peristiwa yang pertama. Banyak peristiwa yang ‘mengerikan’ dan sadis. Sempat membuat gue berpikir, kalo buku ini hanya ‘balas dendam’ melulu isinya.

Tapi, aksi si Kembar dan Holly, ditambah mantra-mantra pelindung dari si misterius Jer, bikin buku ini jadi lumayan ‘keren’. Dari awal buku ini emang terkesan gelap, suram. Minim ‘senyum’ dan ketawa.

Masih banyak misteri yang belum terungkap, misalnya kenapa ayah Holly tiba-tiba pergi dari rumah, begitu juga dengan ibu Eli dan Jer yang juga pergi meninggalkan mereka berdua saat mereka masih kecil.

2 comments:

miss bibliophile (Fca) said...

waah..pengen baca nih...

ferina said...

buruan dicari bukunya...

 

lemari bukuku Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang