Sunday, January 21, 2007

How to Speak Dragonese

How to Speak Dragonese (Bagaimana Caranya Bicara Bahasa Naga)

Oleh Hiccup Horrendous Haddock III
Diterjemahkan dari Naskah Norwegia Kuno oleh Cressida Cowell
Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Maria Masniari Lubis
Little Kaifa, Cet. I November 2006
264 Hal.

Ketemu lagi dengan Hiccup Horrendous Haddock III. Kali ini petualangan kembali dimulai di Laut-yang-Dikenal-Sebagai-Bak Mandi-Odin dalam pelajaran Mendarat Di Perahu Musuh. Hiccup berpasangan dengan sahabatnya, Fishlegs, berada dalam perahu mereka yang oleng, The Hopefull Puffin.

Kali ini tugas mereka adalah mendarat di perahu nelayan dari Negeri Damai. Sebuah sasaran yang mudah sebetulnya. Tapi, dasar nasib sial, mereka berdua malah nyasar ke perahu Romawi. Fishlegs dan Hiccup hampir saja jadi tawanan kalau saja Toothless yang sempat ngambek tidak menyelamatkan mereka.

Mereka berdua selamat, tapi Toothless terperangkap jarring Romawi, dan bukan itu saja, buku berharga Hiccup, yaitu buku catatan ‘Bagaimana Carnaya Bicara Bahasa Naga’ robek, dan terbelah dua. Satu bagian berhasil dirampas oleh Prefek Romawi.

Mereka kembali ke Pulau Berk dan lagi-lagi Hiccup membuat ayahnya, Stoick Agung kecewa.

Ternyata, Romawi punya rencana yang sangat busuk. Mereka berencana untuk mengadu domba suku Hooligan Berbulu dengan suku Bog-Burglar. Mereka menculik ahli waris kedua suku itu, dan mengatakan bahwa suku Hooligan Berbulu menculik ahli waris suku Bog-Burglar dan sebaliknya. Romawi berniat membuat kedua suku itu saling berperang.

Dan tentu saja, Hiccup pun diculik. Tapi, karena ciri-ciri yang meragukan, Fishlegs pun ikut diculik oleh pasukan Romawi yang menyamar jadi orang suku Bog-Burglars. Di penjara, Hiccup dan Fishlegs bertemu Camicazi, Ahli Waris Takhta Suku Bog-Burglars. Dan bukan itu saja, Hiccup mendapat kejutan lain, yaitu bertemu lagi musuh bebuyutannya yang ternyata menjadi Prefek di dalam pasukan Romawi. Musuhnya masih tetap licik.

Prefek itu merencakan sebuah pertunjukan di hari Saturn Saturday – Hari Sabtu Saturnus dalam pertunjukkan yang bertema Perjuangan Mempertahankan Hidup. Tentu saja, ada jebakan khusus yang dirancang untuk menghabisi kedua ahli waris itu, terutama Hiccup.

Tapi, meskipun di awal tidak dapat diandalkan, keberaniannya selalu muncul di saat yang menegangkan. Akalnya banyak dan membuatnya kembali jadi pahlawan (atau paling tidak calon pahlawan).

Tapi (lagi), di akhir cerita, penulis menyampaikan sebuah clue yang ‘menyedihkan’. Karena, salah satu tokoh di cerita ini, ada yang tersengat bisa Naga Kobra Beracun yang sempat diselipkan Prefek Romawi dalam buku catatan Bagaimana Caranya Bicara Bahasa Naga. Dan, tampaknya cerita ini akan jadi inti di catatan harian Hiccup selanjutnya di buku How to Cheat a Dragon’s Curse.

0 comments:

 

lemari bukuku Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang