Showing posts with label Trinity. Show all posts
Showing posts with label Trinity. Show all posts

Monday, February 06, 2012

The Naked Traveler #3

Link
The Naked Traveler #3
Trinity
B – First (2011)
324 hal.
(hasil swap sama @ayund)

Setelah beredar cukup lama, baru sekarang gue akhirnya bisa membaca buku The Naked Traveler #3. Biarpun udah ada bukunya, gue masih cukup rajin buat menengok blog-nya TNT ini. Masih tetap, membuat *ngeces*. Tapi kalo kata Trinity , “Worrying get you nowhere.” Jadi jangan hanya ngeces atau iri, ayo.. segera bikin planning untuk berlibur.

Tapi… yah.. apa boleh buat.. sementara belum ada kesempatan untuk berlibur, gak ada salahnya baca-baca ceritanya Trinity dulu. Masih tetap menghibur dan lucu – malah gak terlalu garing kaya’ dulu. Buat gue, humornya malah lebih segar. Trinity gak malu untuk mentertawakan diri sendiri.

Di buku ketiga ini, tampaknya pembagian bab atau cerita lebih teratur dan sistematis. Membuat pembaca jadi lebih gampang mengikutinya. Gak campur aduk atau berulang-ulang seperti yang gue temui di buku pertama. Mungkin karena Trinity udah lebih canggih dalam menulis.

Gara-gara semakin nge-top dengan TNT-nya atau makin terkenal sebagai travel writer, Trinity kerap mendapat kesempatan istimewa. Sebut aja, berhasil masuk Metro TV plus jalan-jalan ke Sumba gratis.

Cerita yang paling kocak (plus menjijikan) adalah cerita tentang betapa joroknya orang-orang di Cina Daratan, plus cerita tentang Poo Pants Man. Satu lagi yang lucu adalah cerita tentang kendala bahasa di Cina.

Gak hanya bertabur cerita jalan-jalan ke luar negeri, Trinity juga mengajak kita untuk jalan-jalan di Indonesia, dan pengen membuat kita sadar, kalo di Indonesia juga banyak tuh tempat-tempat yang bagus. Jangan demi gengsi atau ‘naik status’ di Facebook atau Twitter, kita terus-terusan milih tempat berlibur ke luar negeri. Dan yang pasti, jangan males browsing atau cari info.

Yuk.. jalan-jalan….

Thursday, October 21, 2010

The Naked Traveler

The Naked Traveler
Trinity
C Publishing (Bentang Pustaka), 2008
279 Hal.

The Naked Traveler 2
Trinity
B-First (Bentang Pustaka) 2010
348 Hal.

Gue ‘mengenal’ Trinity lewat blog-nya The Naked Traveler. Membaca sekilas beberapa ceritanya, wah, koq asyik banget ya. Dan ternyata, gue mendapatkan buku The Naked Traveler yang pertama, gratis waktu ada acaranya KuBuGil. Wah… udah lama banget, tapi baru sempet baca sekarang bukunya. Cerita di buku pertama ini, sebagian besar udah gue baca di blog-nya. Dan, sekalian aja lah, gue ‘review’ buku The Naked Traveler yang kedua.

Membaca The Naked Traveler, pembaca gak akan banyak diceritain tentang betapa indahnya suatu tempat atau bangunan, atau tentang makanan-makanan yang enak dan bikin ngiler. Karena ini adalah cerita pengalaman pribadi, bukan cerita untuk dimuat di majalah – yang pastinya harus bagus dan menampilkan gambar indah, justru yang disajikan kadang gak ada indah-indahnya. Tapi, menariknya di sini, kita bakalan dibuat ketawa, senyam-senyum sendiri membaca pengalaman menarik dan konyol selama perjalanan keliling dunia seorang Trinity. Yup, Trinity bukan seorang traveler yang pergi melanglang buana dengan kenyaman first class, tapi dia lebih memilih jalan-jalan a la backpacker, di mana segala keterbatasan, banyak hal unik yang ditemuinya selama perjalanan.

Selama ini gue mikir, waduh, kalo mau keluar negeri harus ‘kaya’ dulu. Tapi ternyata yang penting niat dan nabung! Dan tentu saja, jatah cuti yang banyak. Pinter-pinter ngatur waktu sama kerjaan di kantor. Banyak tips yang tentunya berguna banget, terutama untuk yang pengen ber-backpacking ria. Mungkin emang rada gak cocok sih, kalo yang masih punya anak kecil. Jadi, buat yang masih single, marilah jalan-jalan. Sendiri ok, sama teman ok. Gak punya temen.. bisa cari temen di perjalanan.

Banyak joke-joke dan pengalaman lucu. Misalnya kehebohan nyari toilet, begitu ketemu malah tempat pipis untuk anjing. Atau, serunya berburu hiu. Trinity ini termasuk salah satu penggila kegiatan yang memacu adrenalin, baca aja gimana serunya terjun dari gedung tertinggi.

Baca buku kaya’ begini, selalu bikin gue ngiri. Satu-satunya ‘persamaan’ gue dan Trinity adalah sama-sama pernah makan indomie termahal di airport Denpasar.

Buat yang selalu baca blog-nya, mungkin cerita di sini udah gak asing. Untungnya gaya bercerita Trinity yang kocak membuat baca bukunya jadi tetap menarik. Hanya mungkin kurang foto kali ya. Kalau pun ada gak berwarna. Tapi emang, foto yang ditampilkan pun yang unik, seperti tempat pipis anjing itu.

Semoga di buku-buku selanjutnya, akan ada cerita yang lebih seru, lebih kocak dan mungkin yang gak ada di blog (biar orang lebih penasaran dan pengen baca bukunya).
 

lemari bukuku Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang